Cyrus II (580-529 SM), Raja Persia pertama dari dinasti Achaemenid, Pendiri Kerajaan Persia dengan mempersatukan dua suku bangsa besar Iranian: Media dan Persia dan menjadikan kedua suku tersebut sebagai pejabat dan bangsawan di kerajaan yang dia pimpin.
Setelah mempersatukan bangsa Media dan Persia dan menjadi raja sekitar tahun 558 SM, ekspedisi militernya diawali dengan kampanye menuju arah barat sampai ke kerajaan Lidya, kisah kemurahan hatinya dengan mengampuni Raja Lidya Croesus yang ditaklukan sekitar tahun 546 SM diceritakan oleh sejarahwan Yunani Herodotus dan Xenophon, setelah dia berhasil menaklukan seluruh wilayah Asia Minor, Hyrchania dan Parthia. Ekspedisinya dilanjutkan ke arah timur dan dia berhasil memperluas kerajaannya sampai keperbatasan India. Setelah menyebrang sungai Oxus dia membangun benteng pertahanan untuk melindungi kerajaannya dari serangan bangsa nomad dari wilayah Asia Tengah. Keberhasilannya tersebut memberikan keyakinan baginya untuk menaklukan Babylonia dan Mesir.
Penaklukan Babylonia sekitar tahun 539 SM menjadikan Cyrus sebagai pemimpin yang agung, dia dikenang bukan sebagai penakluk melainkan sebagai pembebas dan suksesor yang legitimate untuk menyandang gelar Raja Babylonia, dia membebaskan 40,000 tawanan bangsa Yahudi dan mengijinkannya untuk kembali ke Palestina, selain itu dia juga menghapuskan perbudakan yang merupakan kebijakan raja yang sangat humanis dan revolusioner yang belum pernah terjadi sebelumnya, saat itu pula dia mendeklarasikan hak-hak warga negaranya yang diabadikan dalam sebuah silinder yang kemudian deklarasi tersebut diakui oleh PBB sebagai deklarasikan hak-hak asasi manusia yang pertama di dunia.
Cyrus adalah satu dari sedikit manusia yang pantas mendapat gelar Yang Agung (The Great), dia berhasil menjadikan Persia sebagai Imperium terluas dan terkuat yang pernah ada di muka bumi, dia merupakan raja yang sangat berbeda dari raja-raja besar lain baik yang berkuasa sebelum maupun sesudah zamannya.
Orang-orang Persia menyebutnya sebagai “bapak bangsa”
Bangsa-bangsa yang ditaklukannya menyebutnya sebagai “law-giver”
Sejarahwan Yunani (Xenophon) menyebutnya sebagai “model raja dan pemimpin ideal”
Bible menyebutnya sebagai “liberator bangsa Yahudi”
Orang-orang Yahudi menyebutnya sebagai “raja pilihan Tuhan”.
Cyrus merupakan Raja pertama yang memperkenalkan sistem administrasi, legislasi dan aktifitas budaya kerajaan modern dengan sistem provinsi, dia juga dikenal sebagai orang pertama yang memperkenalkan postal system.
Cyrus wafat pada saat memimpin ekspedisi militer melawan suku Massagetae sebelum dia merealisasikan cita-citanya untuk memasukan Mesir kedalam Imperium Persia. Mesir akhirnya menjadi provinsi (satrapy) dari Imperium Persia setelah ditaklukan oleh puteranya Cambyses II sekitar tahun 525 SM, Imperium Persia bertambah luas setelah Darius The Great (522-486 SM) menambahkan Punjab dan Thrace kedalamnya, kejayaan Imperium Persia terus bertahan selama hampir dua abad sampai akhirnya ditaklukan oleh Alexander The Great pada tahun 331 SM.
Kamis, 31 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sedikit tentangku
- Syahreza Fahlife
- Seorang hamba Tuhan yang mencoba untuk terus dan tetap bertahan dengan arogansi pemikiran sebuah cita - cita. Lahir di desa sekaligus kecamatan yang bernama Haruyan di kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan, Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar